Pencegahan Penyakit Hati

Pencegahan Penyakit Hati – Penyakit hati atau penyakit liver yang umumnya diketahui oleh masyarakat umum sebagai penyakit kuning atau hepatitis. Karena penyakit hepatitis ini menyerang fungsi organ hati. Namun, tak semua jenis penyakit dicegah atau diobati, karena bergantung pada tingkat keparahan dan lamanya penyakit yang dialami, misalnya hepatitis A dan hepatitis B masih dapat dicegah dengan vaksinasi yang awalnya diberikan kepada bayi setelah berusia 2 atau 3 bulan setelah kelahiran dengan rentang waktu pemberian vaksin secara berkala sesuai petunjuk dari dokter.

Pencegahan Penyakit Hati

Pencegahan Penyakit Hati

PENYAKIT HATI

Namun masih ada cara lainnya untuk mencegah atau mengurangi risiko dari penyakit infeksi hati, antara lain :

  1. Membiasakan diri dan keluarga untuk menjaga kebersihan minimal dilingkungan dalam rumah dan sekitra luar rumah.
  2. Membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau usai buang air.
  3. Menghindari penggunaan obat-obat terlarang seperti penggunaan jarum suntik bersama.
  4. Melakukan hubungan seksual yang aman
  5. Menjaga kebersihan diri misalnya dengan menggunting kuku
  6. Menghindari penggunaan alat bersama dengan penderita yang teridentifikasi penyakit ini misalnya sisir, alat cukur, sabun dsb
  7. Mengurangi pemakaian produk yang berbahan kimia baik dalam bentuk obat, makanan dll
  8. Lakukan diet sehat dan tetap menjaga keseimbangan dan kelengkapan akan kebutuhan gizi dan nutrisi yang lengkap untuk tubuh
  9. Konsultasi atau melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, dan pada bayi lakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vaksin hepatitis sejak awal secara berkala sesuai dengan petunjuk dokter.

Dengan mencoba Pencegahan Penyakit Hati, menerapkan pola hidup yang sehat dengan berbagai cara yang dinilai aman dan memberi manfaat yang positif bagi tubuh dan menjaga kesehatan dengan minum air putih sebanyak-banyak, mengkonsumsi suplemen dari bahan-bahan alami terbaik, hindari rokok dan minum alkohol merupakan cara terbaik sebagi salah satu upaya pencegahan dan mengurangi risiko dari penyakit berbahaya ini.

Penyakit-penyakit hati jika tidak ditangani dnegan segera akan menyebabkan timbulnya penyakit yang semakin memperparah keadaan fungsi dan menurunkan kinerja organ hati. Diketahui penyakit-penyakit hati yang berbahaya dapat menyebabkan kematian.

PENGOBATAN PENYAKIT HATI

Pengobatan dan pencegahan penyakit hati yang bisa dilakukan dari pola hidup yang baik adalah :

  1. Jangan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, sebaiknya membatasi asupan makanan yang mengandung alkohol jangan lebih dari 1 gelas dalam sehari untuk wanita dan tidak juga lebih dari 2 gelas dalam sehari untuk pria.
  2. Hindari perilaku yang beresiko penyakit hati. Sebaiknya dapatkanlah bantuan jika Anda menggunakan jenis obat intravena yang terlarang. Sebaiknya jangan menggunakan jarum yang digunakan bersamaan untuk menyuntikkan narkoba. Jika Anda memilih untuk bisa melakukan hubungan seksual, maka sebaiknya gunakanlah kondom. Dan jika Anda ingin membuat tato atau piercing tindik tubuh, maka pilih-pilihlah alat suntik yang bersih dan juga aman serta steril.
  3. Mendapatkan vaksinasi
    Untuk Anda yang mempunyai resiko penyakit hepatitis lebih besar atau mengalami suatu infeksi dari salah satu jenis virus penyakit hepatitis, maka cobalah untuk konsultasi dengan dokter Anda setelah Anda mendapatkan vaksin penyakit hepatitis B. Vaksin yang tersedia juga biasanya untuk membantu mengobati penyakit hepatitis A.
  4. Menggunakan obat dengan bijak
    Gunakanlah obat yang sudah diresepkan dengan dokter dan mengonsumsi obat sesuai kebutuhan dengan mengambil obat sesuai dosis yang dianjurkan. Sebaiknya jangan mencampurkan obat-obatan atau juga alkohol. Bicarakanlah kepada dokter Anda sebelum Anda mencampurkan kedua jenis suplemen herbal dengan obat resep dokter dan obat yang dijual bebas.
  5. Hindarilah kontak dengan darah atau juga cairan tubuh yang berasal dari orang lain. Virus penyakit hepatitis bisa ditularkan lewat jarum suntik yang dengan sengaja disuntikkan atau juga lewat pembersihan yang tidak benar dari darah atau juga dari cairan tubuh. Ada juga suatu kemungkinan untuk bisa mengalami infeksi dengan berbagi pisau cukur dan juga sikat gigi.
  6. Sebaiknya Anda berhati-hati dalam menggunakan semprotan aerosol. Jika Anda menggunakan pembersih ruah aerosol, maka pastikan terelbih dahulu bahwa ruangan dirumah sudah mempunyai ventilasi udara yang baik atau juga dengan menggunakan masker. Mengambil sutu tindakan perlindungan yang sama disaat penyemprotan dilakukan misalnya penyemprotan insektisida, fungisida, cat dan juga bahan kimia yang mengandung racun lainnya. Dan sebaiknya selalu ikuti instruksi yang tertera pada produk tersebut.
  7. Memperhatikan apa yang ditempelkan pada kulit Anda. Jika Anda menggunakan intektisida dan juga jenis bahan kimia yang beracun lainnya, namun sebaiknya kulit Anda tertutup oleh sarung tangan, baju lengan yang panjang, topi dan juga tertutup masker.
  8. Mengonsumsi jenis makanan yang sehat
    Memilih jenis makanan yang sehat dengan menerapkan pola makan yang mengandung protein nabati yang bisa Anda dapatkan dari sayuran dan juga buah. Sebaiknya batasilah makanan yang mengandung lemak tinggi.
  9. Mengontrol berat badan. Karena salah satu penyebab dari penyakit hepatitis atau penyakit gati adalah karena berat badan berlebih. Obesitas yang bisa menyebabkan keadaan yang disebut dengan penyakit hati yang berlemak dan juga minuman yang tidak mengandung alkohol yang mungkin salah satunya adalah hati berlemak, hepatitis dan penyakit sirosis.

Pengobatan penyakit hati dilakukan semua tergantung dari diagnosis  yanga dilakukan.

Pencegahan Penyakit Hati


=====================================

>>> Obat Maxgiver Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Hati and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>