Penyakit Hati

Penyakit hati atau penyakit liver. Penyebab penyakit hati lebih dari 20. Paling sering disebabkan oleh infeksi. Bisa infeksi oleh parasit (amuba disentri, malaria, cacing, toxoplasma) dan terbanyak oleh virus.

Sampai sekarang dikenal delapan jenis virus hati. Paling jahat virus hepatitis B (HBV) dan hepatitis C (HCV). Ujung dari hepatitis bisa cirrhosis. Hati yang cirrhosis sel-selnya berubah menjadi jaringan ikat yang tak bisa pulih normal lagi, sehingga menurun fungsinya. Jika cirrhosisnya pada seluruh hati, fungsi hati lumpuh dan berakhir dengan gagal hati.

Penyakit Hati

Penyakit Hati

PENYAKIT HATI

Hati yang cirrhosis sel-selnya berubah menjadi jaringan ikat yang tak bisa pulih normal lagi, sehingga menurun fungsinya. Jika cirrhosisnya pada seluruh hati, fungsi hati lumpuh dan berakhir dengan gagal hati. Hati juga bisa sakit oleh obat-obatan, minum alkohol, tercemar bahan kimia dan bisa juga bila ada sumbatan empedu akibat infeksi kandung empedu atau salurannya. Di Indonesia hati bisa rusak oleh racun aflatoxin dari kacang busuk atau bahan jamu yang sudah berjamur. Selain itu, hati juga bisa kanker dan mengalami perlemakan hati (fatty liver).

Tubuh orang yang terserang penyakit hati, harus dihindarkan dari makanan dan masakan berlemak atau yang digoreng. Pada saat yang sama, jika bisa hendaklah mengonsumsi sedikit minyak zaitun mentah. Sebaiknya menghindari makanan yang manis-manis, seperti cokelat dan krim yang mengandung banyak busa dan telur. Sedang mengenaik ikan, disarankan untuk tidak memakan ikan terlalu banyak, khususnya ikan salmon dan sarden. Sedang mengenai sayur-sayuran, semuanya boleh dikonsumsi kecuali sabankih (semacam bayam), bakung dan asam-asaman.

Disarankan bagi penderita penyakit liver untuk mengonsumsi biji-bijian dan buah-buahan selain buah pisang dan aprikot. Dan, juga disarankan banyak mengonsumsi umbi-umbian yang dipanggang dan direbus saja. Adapun minum air jahe, dan yang semisalnya, maka semuanya sangat baik bagi penderita penyakit hati. Dianjurkan meminum air dalam keadaan bagaimanapun, kecuali yang sudah dicampur dengan bahan pengawet.

Penyakit hati disebabkan oleh banyak faktor penyebab, di antaranya :

  • Pola hidup yang tak sehat. Tubuh dipaksa untuk bekerja keras sampai-sampai tidak memperhatikan asupan gizi.
  • Pekerja malam atau orang yang sering begadang, rentan mengidap penyakit hati. Ini disebabkan secara biologis fungsi hatinya dipicu untuk bekerja lebih cepat sehingga detoksifikasi lebih tinggi. Akibatnya, kondisi tubu mudah drop.
  • Adanya infeksi virus atau bakteri
  • Kecanduan alkohol
  • Efek samping obat-obatan tertentu yang merupakan racun bagi hati
  • Kelainan bawaan lahir
  • Kelainan-kelainan dalam metabolisme tubuh
  • Adanya trauma atau luka
  • Kurang gizi
  • Tidak memperhatikan kebersihan alat-alat makan dan minum
  • Penyakit hati menular lewat darah, keringat, hubungan seks dan air liur.

GEJALA PENYAKIT HATI

Gejala penyakit hati yang umum muncul adalah :

  1. Kelelahan
  2. Kurang selera makan
  3. Muntah dan mual
  4. Sakit perut dan perut kembung
  5. Mata berwarna kuning dibagian mata putih serta dibagian kulit atau mengalami penyakit kuning
  6. Air kencing atau air kemih yang berubah warna menjadi warna teh
  7. Warna tinja yang pucat dan seperti warna tanah liat.

Komplikasi yang terjadi pada penyakit hati adalah :

  1. Abdominal yang mengalami  pembengkakan
  2. Lebih mudah mengalami lebam
  3. Tingkah laku yang berubah dan kepekaan yang berubah
  4. Mengalami muntah darah
  5. Tinja yang berwarna hitam

Seangkan komplikasi pada penyakit sirosis hati adalah :

  1. Penyakit kanker hati
  2. Kematian

PERAWATAN PENYAKIT HATI

Dalam melakukan perawatan penyakit hati, maka biasanya akan ada efek samping yang muncul. Efek samping yang muncul semuanya tergantung dari jenis perawatan yang dilakukan pada penyakit hati. Jenis obat antibiotik yang bisa mengakibatkan penyakit lambung atau juga reaksi dari penyakit alergi. Efek samping dan juga interferon yang termasuk penyakit seperti sakit flu, dan demam serta seluruh tubuh yang sakit.

Suatu perawatan dengan melakukan transplantasi hati yang bisa mengakibatkan banyaknya terjadinya komplikasi lain misalnya adalah kegagalan dan juga suatu bentuk penolakan dari hati yang baru. Dan sesudah transplantasi hati, maka seseorang harus meminum obat sebagai antipenolakan yang kuat selama sepanjang hidupnya. Karena jenis obat-obatan ini sangat bertolak belakang denga fungsi normal dari sistem kekebalan tubuh, mereka meningkatkan resiko pada penderita untuk mengalami infeksi dan juga tipe-tipe jenis penyakit tertentu dari penyakit kanker.

Hal yang terjadi setelah perawatan penyakit hati adalah biasanya semua juga tergantung dari jenis penyakit hati yang dialaminya, dan juga tergantung dari respon pada perawatan yang dilakukan. Misalnya sebagai contoh adalah seseorang dengan penyakit hepatitis a umumnya tidak membutuhkan jenis obat-obatan setelah penyakit hati yang dideritanya sudah sembuh. Mereka akan bisa melakukan aktivitas seperti biasa disaat gejala penyakit hati yang dialaminya sudah mulau menghilang, walaupun mereka masih mempunyai gejala kulit berwarna agak kekuningan.

Seseorang yang menderita penyakit hepatitis B, penyakit hepatitis C dan juga penyakit hepatitis D juga membutuhkan sebagai monitor untuk memantau efek samping atau juga keuntungan-keuntungan selama dan juga sesudah melakukan perawatan dengan menggunakan interferon. Selain itu, perawatan dengan menggunakan alpha interferon mungkin juga harus diulangi disaat penyakit mengalami kekambuhan lagi. Dan seseorang yang sudah menerima terjadinya transplantasi hati kemudian akan diperiksa untuk jenis penyakit yang lain dan juga fungsi dari hati barunya.

Penyakit Hati

Posted in Penyakit Hati | Tagged , , , , , , , | Comments Off

Pantangan Makanan Penderita Penyakit Hati

Pantangan Makanan Penderita Penyakit Hati – Hati terletak disebelah kanan perut, tepatnya dibawah sekat rongga perut atau diafragma yang membagi dada dengan perut. Hati mempunyai fungsi penting di dalam tubuh karena merupakan aboratorium kimia besar. Sebagian besar makanan yang kita makan disimpan dalam hati, sesudah dicerna dan diserap di saluran pencernaan.

Pantangan Makanan Penderita Penyakit Hati

Pantangan Makanan Penderita Penyakit Hati

PENYAKIT HATI

Penyakit hati atau penyakit liver muncul karena seseorang banyak makan makanan yang sudah diolah dan anorganik serta makanan berkanji kental, gula, lemak, daging, bir, anggur dan minuman keras.

Penyebab dari penyakit hati atau liver lebih duapuluh. Paling sering sebab infeksi. Bisa infeksi oleh parasit (amuba disentri, malaria, cacing, toxoplasma, dan terbanyak oleh virus). Sampai sekaraang dikenal delapan jenis virus hati. Paling jahat virus jepatitis B (HBV) dan hepatitis C (HCV). Ujung dari hepatitis bisa cirrhosis.

Penyakit hati atau liver yang cirrhosis sel-selnya berubah menjadi jaringan ikat yang tidak bisa pulih normal lagi, sehingga menurun fungsinya. Jika cirrhosis-nya pada seluruh hati, fungsi hati lumpuh dan berakkhir dengan gagal hati. Hati juga bisa sakit oleh obat-obatan, minum alkohol, tercemar bahan kimia, dan bisa juga ada sumbatan empedu akibat infeksi kandung empedu, atau salurannya.

Di Indonesia hati bisa rusak oleh racun aflatoxin dari kacang busuk, atau bahan jamu yang sudah berjamur. Selain itu, hati juga bisa kanker dan mengalami perlemakan hati (fatty liver). Hidup yag sehat berawal dari hati yang sehat. Hati adalah organ tubuh yang paling penting dan paling besar dalam tubuh. Hati atau liver memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh yakni sebagai :

1. Detoksifikasi racun-racun dari tubuh
2. Sintesis (pembuatan protein dan pemecah protein)
3. Tempat penyimpanan vitamin dan mineral
4. Membantu pengolahan makanan
5. Mengubah zat buanga dan racun untuk dikeluarkan dalam empedu dan urine
6. Memproduksi enzim dan hormon
7. Pusat metabolisme tubuh

FAKTA MENGENAI HATI

  1. Hati sangat berperan penting dalam proses pemyembuhan peyankit, karena bila hati sehat maka metabolisme tubuh meningkat sehingga nutrisi dan oat-obatan yang dikonsumsi dalam proses penyembuha tersebut dapat diserap secara optimal.
  2. Disamping itu bila orang yang terkena penyakit diharuskan mengkonsumsi obat-obatan dimana sisa obat-obatan yang tidak diserap akan menjadi racun atau toxic bagi tubuh sehingga dibtuhkan hati yang sehat untuk bisa mengeluarkan toxin-toxin tesebut. Bila hatinya tidak sehat maka hati tersebut akan mengalami keracunan yang akan memperparah penyakit tersebut.
  3. Penderita penyakit berat cenderung mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu panjang. Sisa obat-obatan yang dikonsumsi (tidak diserap) akan menjadi toxic bagi tubuh sehingga harus dibuang oleh hai kita. Namun bila hati kita tidak sehat maka toxic akan tertimbun dalam hati kita dan memperparah gangguan hati sehingga penyakit yang diderita akan susah sembuh.
  4. Bila penyakit yang kita derita tak kunjung sembuh, walaupun sudah berobat keman-mana dan sudah berganti-ganti obat-obatan, maka mungkin fungsi hati anda tidak sehat atau bekerja optimal. Sebaiknya kombinasikan obat-obatan yang anda konsumsi dengan herbal yang berfungsi untuk menyehatkan fungsi hati, meningkatkan metabolisme tubuh dan antioksidan.

PANTANGAN MAKANAN PENYAKIT HATI

Pantangan makanan penderita penyakit hati beberapa diantaranya adalah :

  1. Makanan pantangan penderita penyakit hati yang mengandung kandungan lemak sangat tinggi misalnya adalah dari daging kambing, daging babi, jeroan, eksrim, susu yang full cream, keju, mentega, jenis makanan yang digoreng dan juga makanan bersantan.
  2. Makanan pantangan penderita penyakit hati yang di dalam kemasan atau kalengan seperti sarden dan juga cornet.
  3. Makanan pantangan penderita penyakit hati yang menimbulkan gas seperti ubi, kacang merang, lobak, buah mentimun, buah durian, sayur kol, sayur sawi dan juga buah nangka.
  4. Masakan bumbu yang mempunyai aroma serta rasa yang sangat tinggi misalnya adalah seperti cabai, jenis bawang-bawangan, merica, jahe dan juga cuka.
  5. Dan segala jenis makanan serta minuman yang mengandung alkohol dan juga bersoda atau berkarbonasi.

Anda sebaiknya menghindari jenis makanan pantangan penderita penyakit hati, Anda lebih baik mengonsumsi jenis makanan yang baik seperti dibawah ini yang sangat dianjurkan untuk penderita penyakit hepatitis atau penderita penyakit liver adalah :

  1. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi, havermout, roti putih dan juga jenis umbi-umbian.
  2. Makanan yang mengandung protein tinggi misalnya adalah telur, ikan, daging ayam tanpa kulit, tempe, tahu, kacang hijau, sayuran dan juga buah-buahan yang mengandung serat tinggi.
  3. Makanan yang mengandung hidrat arang tinggi yang bisa dicerna dengan baik. Misalnya adalah gula, gula, sari buah, selai, sirup, manisan dan juga madu murni.

Pada penderita hepatitis atau penderita penyakit hati, mereka harus memperhatikan asupan makanan sehari-hari untuk membantu menunjang proses pengobatan dan penyembuhan menjadi semakin cepat dan semakin membaik. Dan selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi obat herbal untuk penyakit hati Maxgiver.
Maxgiver merupakan salah satu obat herbal alami yang diformulasikan untuk menjaga dan memelihara kesehatan hati dan mencegah terjadinya kemungkinan komplikasi akibat penyakit hati.

Itulah Informasi mengenai penyakit hati dan cara menyembuhkannya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

Pantangan Makanan Penderita Penyakit Hati

Posted in Penyakit Hati | Tagged , , , | Leave a comment

Penyakit Hati Kronis

Pada umumnya, gambaran penyakit hati kronis yang tipikal adalah stigmata perifer seperti eritema palmaris, kontraktur Dupuytren, spider nevi dan ginekomastia. Pada prakteknya gambar klinis hipertensi portal seperti asites dan splenomegali sering merupakan tanda fisik yang lebih menonjol.

Penyakit Hati Kronis

Penyakit Hati Kronis

 PENYAKIT HATI KRONIS

Pemeriksan penunjang dari penyakit hati kronis

  • Tes darah : hitung darah lengkap-makrositosis, trombositopenia atau ureum yang rendah bisa ditemukan pada penyakit hati kronis. Natrium yang rendah (bukan disebabkan oleh diuretik) adalah tanda prognostik yang buruk.
  • Tes fungsi hati : kadar albumin yang rendah mungkin nonspesifik. Transminase bisa memberi petunjuk apakah ikterus terutama terjadi karena penyebab hepatoselular (SGOT dan SGPT> fosfatase alkali) atau kolestatik (fostatse alkali atau GT (gamma-glutomyl transferase > SGOT), walaupun dapat juga bersifat campuran. Transminase yang normal menunjukkan kelainan hemolisis yang lebih jarang.
  • Tes serologi penyakit hepatitis virus : IgM hepatitis A adalah pemeriksaan diagnostik untuk hepatitis A akut. Hepatitis B akut ditandai oleh adanya HBSAg (antigen permukaan hepatitis B) dan deteksi DNA hepatitis B. Hepatitis C jarang menyebabkan hepatitis akut namun sering menyebabkan penyakit hati kronis.
  • Profil autoantibodi dan imunologbulin
  • USG hati : bisa membantu menegakkan diagnosis klinis, karena bisa menunjukkan abnormalitas hati fokal seprti metatastasis, abses hati, atau kelainan vaskular. Bisa menemukan tanda-tanda obstruksi bilier (dilatasi duktus biliarus) dan penyebab ikterus (batu empedu, kanker pankreas). Bisa juga tidak nampak kelainan.
    USG sangat bermanfaat untuk pemeriksan massa di hati dan tumor yang berasal dari ginjal dan organ pelvis (ovarium, uterus). Kurang bermanfaat bagi untuk menentukan sifat massa yang berasal dari saluran pencernaan atau pankreas. USG biasanya tidak terlalu sensitif pada pasien penyakit hati kronis yang memiliki berat badan berlebih atau kegemukan.
  • ERCP : jika ada tanda-tanda obstruksi blilier, ERCP tetap merupakan tes definitif untuk menentukan apakah obstruksi terjadi intraluminal (batu empedu pada duktus biliaris komunis (CBD) atau ekstraluminal (struktur maligna dari karsinoma pankreas). Pemeriksaan ini juga bisa mengurangi derajat obstruksi.
  • Biopsi hati : histologi hati tetap merupakan pemeriksaan definitif untuk ikterus hepatosellular dan beberapa kasus ikterus kolestatik (sirosis biliaris proimer, kolestasis intrahepatik akibat obat-obatan (drug induced). Terdapat berbagai indikasi absolut untuk pemeriksaan ini.

Derajat ikterus sebenarnya tidak terlalu penting. Yang lebih penting adalah mengenali tanda-tanda gagal hati dan menentukan penyakit hati kronis.

GEJALA PENYAKIT HATI

Gejala penyakit hati kronis adalah :

  1. Selera makan yang menurun
  2. Mengalami kekejangan
  3. Mengalami masalah susah buang air besar atau konstipasi
  4. Mengalami mual dan muntah-muntah
  5. Terjadinya penggelapan warna disekitar borok
  6. Berat badan menurun
  7. Perut kembung
  8. Sakit kepala atau pusing
  9. Sakit punggung
  10. Sering berkemih
  11. Tinja yang berwarna pucat.

Penyebab penyakit hati kronis adalah :

  1. Karena infeksi virus
  2. Mengalami penyakit gagal jantung kongestif
  3. Mengalami masalah hemokromtaosis
  4. Mengalami penyakit hati alkoholik
  5. Mengalami penyakit wilson
  6. Mengalami perlemakan di dalam hati non alkoholik.

Resiko seseorang mengalami penyakit hati kronis adalah mereka yang sering minum-minuman beralkohol, perempuan atau wanita mempunyai resiko lebih besar mengalami penyakit hati kronis, dan mereka yang mempunyai masalah pada berat badan atau yang mengalami masalah obesitas.

MENCEGAH PENYAKIT HATI

Dibawah ini ada beberapa cara mencegah penyakit hati adalah :

  1. Menjaga kebersihan dengan baik, sebaiknya mencuci tangan setelah Anda menggunakan toilet atau juga mengganti diapers.
  2. Menghindari jenis minuman dan penggunaan air kran jika Anda sedang bepergian keluar negeri
  3. Hindarilah pemakaian obat terlarang dan paling utama adalah penggunaan dari alat suntik yang bersamaan
  4. Lakukanlah hubungan seksual yang aman dan sehat
  5. Hindari penggunaan alat kesehatan bersamaan misalnya adalah penggunaan alat cukur atau gunting kuku.
  6. Hindari bahan kimia dan bahan beracun, jangan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dengan berlebihan.
  7. Gunakanlah jenis obat-obatan yang diresepkan dan dianjurkan oleh dokter.
  8. Lebih berhati-hati dalam menggunakan produk berbahan kimia industri
  9. Makanlah makanan yang baik atau makanan diet yang seimbang gizinya dan baik menurut pertunjuk dari piramid makanan.
  10. Anda bisa mendapatkan 1 suntikan dari immune globulin setelah Anda terpapar virus hepatitis A.

Diagnosis dari penyakit hati adalah biasanya dokter akan menentukan apakah gejala, kesehatan dan juga tes fisik yang sangat cocok dengan adanya penyakit hati yang dialami. Hepatomegaly merupakan bentuk hati yang mengalami pembesaran dan lebih keras serta tanda-tanda yang lain dari penyakit hati yang bisa ditemukan pada tes-tes yang bisa dilakukan.

Untuk beberapa jenis kasus, satu-satunya halan dalam melakukan diagnosis dengan pasti adalah kehadiran dari suatu penyakit hati jenis tertentu dengan biopsi hati. Prosedur dari pengobatan penyakit hati ini biasanya akan melibatkan dan mengaitkan pengambilan sedikit dari jaringan hati untuk membantu memeriksakan dibawah mikroskop. Biopsi hati yang mungkin bisa dilakukan beberapa kali untuk membantu melihat kemajuan dari penyakit dan juga respon pada perawatan penyakit hati.

Efek jangka panjang yang terjadi semua tergantung dari kehadiran tipe penyakit hatinya. Contohnya adalah penyakit hepatitis kronis yang lebih menjurus kepada :

  1. Gagal hati
  2. Penyakit dibagian tubuh yang lain misalnya seperti terjadinya kerusakan ginjal atau juga jumlah dari darah yang rendah
  3. Penyakit sirosis hati.

Penyakit Hati Kronis

Posted in Penyakit Hati | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Penyakit Hati

Pencegahan Penyakit Hati – Penyakit hati atau penyakit liver yang umumnya diketahui oleh masyarakat umum sebagai penyakit kuning atau hepatitis. Karena penyakit hepatitis ini menyerang fungsi organ hati. Namun, tak semua jenis penyakit dicegah atau diobati, karena bergantung pada tingkat keparahan dan lamanya penyakit yang dialami, misalnya hepatitis A dan hepatitis B masih dapat dicegah dengan vaksinasi yang awalnya diberikan kepada bayi setelah berusia 2 atau 3 bulan setelah kelahiran dengan rentang waktu pemberian vaksin secara berkala sesuai petunjuk dari dokter.

Pencegahan Penyakit Hati

Pencegahan Penyakit Hati

PENYAKIT HATI

Namun masih ada cara lainnya untuk mencegah atau mengurangi risiko dari penyakit infeksi hati, antara lain :

  1. Membiasakan diri dan keluarga untuk menjaga kebersihan minimal dilingkungan dalam rumah dan sekitra luar rumah.
  2. Membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau usai buang air.
  3. Menghindari penggunaan obat-obat terlarang seperti penggunaan jarum suntik bersama.
  4. Melakukan hubungan seksual yang aman
  5. Menjaga kebersihan diri misalnya dengan menggunting kuku
  6. Menghindari penggunaan alat bersama dengan penderita yang teridentifikasi penyakit ini misalnya sisir, alat cukur, sabun dsb
  7. Mengurangi pemakaian produk yang berbahan kimia baik dalam bentuk obat, makanan dll
  8. Lakukan diet sehat dan tetap menjaga keseimbangan dan kelengkapan akan kebutuhan gizi dan nutrisi yang lengkap untuk tubuh
  9. Konsultasi atau melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, dan pada bayi lakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vaksin hepatitis sejak awal secara berkala sesuai dengan petunjuk dokter.

Dengan mencoba Pencegahan Penyakit Hati, menerapkan pola hidup yang sehat dengan berbagai cara yang dinilai aman dan memberi manfaat yang positif bagi tubuh dan menjaga kesehatan dengan minum air putih sebanyak-banyak, mengkonsumsi suplemen dari bahan-bahan alami terbaik, hindari rokok dan minum alkohol merupakan cara terbaik sebagi salah satu upaya pencegahan dan mengurangi risiko dari penyakit berbahaya ini.

Penyakit-penyakit hati jika tidak ditangani dnegan segera akan menyebabkan timbulnya penyakit yang semakin memperparah keadaan fungsi dan menurunkan kinerja organ hati. Diketahui penyakit-penyakit hati yang berbahaya dapat menyebabkan kematian.

PENGOBATAN PENYAKIT HATI

Pengobatan dan pencegahan penyakit hati yang bisa dilakukan dari pola hidup yang baik adalah :

  1. Jangan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, sebaiknya membatasi asupan makanan yang mengandung alkohol jangan lebih dari 1 gelas dalam sehari untuk wanita dan tidak juga lebih dari 2 gelas dalam sehari untuk pria.
  2. Hindari perilaku yang beresiko penyakit hati. Sebaiknya dapatkanlah bantuan jika Anda menggunakan jenis obat intravena yang terlarang. Sebaiknya jangan menggunakan jarum yang digunakan bersamaan untuk menyuntikkan narkoba. Jika Anda memilih untuk bisa melakukan hubungan seksual, maka sebaiknya gunakanlah kondom. Dan jika Anda ingin membuat tato atau piercing tindik tubuh, maka pilih-pilihlah alat suntik yang bersih dan juga aman serta steril.
  3. Mendapatkan vaksinasi
    Untuk Anda yang mempunyai resiko penyakit hepatitis lebih besar atau mengalami suatu infeksi dari salah satu jenis virus penyakit hepatitis, maka cobalah untuk konsultasi dengan dokter Anda setelah Anda mendapatkan vaksin penyakit hepatitis B. Vaksin yang tersedia juga biasanya untuk membantu mengobati penyakit hepatitis A.
  4. Menggunakan obat dengan bijak
    Gunakanlah obat yang sudah diresepkan dengan dokter dan mengonsumsi obat sesuai kebutuhan dengan mengambil obat sesuai dosis yang dianjurkan. Sebaiknya jangan mencampurkan obat-obatan atau juga alkohol. Bicarakanlah kepada dokter Anda sebelum Anda mencampurkan kedua jenis suplemen herbal dengan obat resep dokter dan obat yang dijual bebas.
  5. Hindarilah kontak dengan darah atau juga cairan tubuh yang berasal dari orang lain. Virus penyakit hepatitis bisa ditularkan lewat jarum suntik yang dengan sengaja disuntikkan atau juga lewat pembersihan yang tidak benar dari darah atau juga dari cairan tubuh. Ada juga suatu kemungkinan untuk bisa mengalami infeksi dengan berbagi pisau cukur dan juga sikat gigi.
  6. Sebaiknya Anda berhati-hati dalam menggunakan semprotan aerosol. Jika Anda menggunakan pembersih ruah aerosol, maka pastikan terelbih dahulu bahwa ruangan dirumah sudah mempunyai ventilasi udara yang baik atau juga dengan menggunakan masker. Mengambil sutu tindakan perlindungan yang sama disaat penyemprotan dilakukan misalnya penyemprotan insektisida, fungisida, cat dan juga bahan kimia yang mengandung racun lainnya. Dan sebaiknya selalu ikuti instruksi yang tertera pada produk tersebut.
  7. Memperhatikan apa yang ditempelkan pada kulit Anda. Jika Anda menggunakan intektisida dan juga jenis bahan kimia yang beracun lainnya, namun sebaiknya kulit Anda tertutup oleh sarung tangan, baju lengan yang panjang, topi dan juga tertutup masker.
  8. Mengonsumsi jenis makanan yang sehat
    Memilih jenis makanan yang sehat dengan menerapkan pola makan yang mengandung protein nabati yang bisa Anda dapatkan dari sayuran dan juga buah. Sebaiknya batasilah makanan yang mengandung lemak tinggi.
  9. Mengontrol berat badan. Karena salah satu penyebab dari penyakit hepatitis atau penyakit gati adalah karena berat badan berlebih. Obesitas yang bisa menyebabkan keadaan yang disebut dengan penyakit hati yang berlemak dan juga minuman yang tidak mengandung alkohol yang mungkin salah satunya adalah hati berlemak, hepatitis dan penyakit sirosis.

Pengobatan penyakit hati dilakukan semua tergantung dari diagnosis  yanga dilakukan.

Pencegahan Penyakit Hati

Posted in Penyakit Hati | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Hati

Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Hati  – Penyakit hati atau yang biasa disebut oleh masyarakat pada umumnya sebagai sakit kuning, namun sakit hati dalam bahasa medis disebut hepatitis. Ada 5 jenis hepatitis yang diketahui yakni hepatitis A, B, C, D dan E. Penyakit hepatitis ini menyerang organ hati.

Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Hati

Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Hati

PENYAKIT HATI

Kebanyakan Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Hati ini adalah mereka yang memiliki tingkat ekonomi yang rendah, bermukim pada daerah yang kurang layak dijadikan tempat tinggal, lingkungan sekitar yang kurang bersih, dan kurangnya pengetahun tentang bahaya penyakit hati atau hepatitis ini. Namun, tak menutup kemungkinan mereka yang tergolong ekonomi menengah keatas tidak memiliki risiko yang sama. Risiko penyakit hati yang kebanyakan disebabkan oleh salah satu virus hepatitis yang  terus berkembang dapat menyerang siapa saja dan kapan saja.

Bahaya Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Hati  yang disebabkan karena adanya virus, bakteri, kuman dan parasit yang berasal dari berbagai sumber yang terkadang tidak kita sadari, bahkan mungkin terabaikan seperti pada obat-obatan kimia, makanan, minuman bahkan yang bersumber dari tubuh kita sendiri karena kebiasaan buruk, kurang gizi, dan penyebab lainnya yang mendukung suatu penyakit mudah datang dan menyerang tubuh kita.

Penyakit hati ini harus segera diatasi sebelum mewabah atau virus penyebab penyakit ini semakin berkembang, karena tingkat penyebaran atau penularan penyakit ini disinyalir 100 kali lebih kuat daripada virus Penyakit HIV yang menular.

Penyakit hati merupakan salah satu jenis penyakit yang terbagi berdasarkan penyebab penyakit hati dan juga efek yang dihasilkan pada organ hati. Penyebab penyakit hati bisa terjadi dalam bentuk infeksi, luka dan juga terkena oleh paparan obat atau juga racun, proses dari autoimun atau juga faktor keturunan. Efek yang terjadi salah satunya adalah dalam bentuk peradangan, luka, gangguan pada fungsi hati, pembekuan darah yang tidak normal dan penyakit gagal hati.

FAKTA MENGENAI PENYAKIT HATI

Dibawah ini ada beberapa mengenai penyakit hati adalah :

  1. Penyakit gagal hati akut yakni dari terjadinya penurunan pada fungsi hati yang diakibatkan dari obat, racun dan juga berbagai jenis gangguan penyakit hati yang lain.
  2. Gangguan pada autoimun hati yakni tubuh yang memproduksi dari antiboti yang melawan jaringan hati.
  3. Penyakit sirosis hati yakni terjadinya luka disekitar jaringan hati yang akan mengarah pada terjadinya fungsi hati yang menurun. Dan kebanyakan penyebabnya adalah penyakit hepatitis kronis, alkohol atau juga terjadinya kerusakan pada saluran empedu.
  4. Penyakit hati genetik, yakni terjadinya mutasi gen yang bisa merusak hati yang diakibatkan karena penyakit Wilson dan juga hemakromatosis.
  5. Penyakit hepatitis merupakan peradangan pada hati yang diakibatkan oleh virus, minuman yang mengandung alkohol, obat-obatan dan juga akibat autoimun,
  6. Penyakit kanker hari yakni penyakit kanker yang terjadi di hati.selain itu juga penyakit sirosis hepatitis kronis dan penyakit tumor yang bisa memicu terjadinya penyakit kanker hati.
  7. Infeksi yang terjadi yang bisa menimbulkan terjadinya kerusakan pada hati dan juga terjadinya penyumbatan di sekitar saluran empedu yang diakibatkan oleh virus hepatitis dan juga infeksi dari parasit.
  8. Gangguan yang terjadi pada saluran empedu yakni adalah suatu penyumbatan yang terjadi sebagian atau juga terjadi pada seluruh saluran empedu yang diakibatkan dari tumor, batu ginjal dan juga penyakit radang atau trauma yang terjadi.

GEJALA PENYAKIT HATI

Gejala dari penyakit hati biasanya tidak akan menunjukkan suatu gejala di awal. Tetapi biasanya akan menimbulkan suatu gejala yang umum terjadi seperti rasa kelelahan yang berlebihan dan juga menjadi tidak berenergi. Pada jenis penyakit hati akut gejala biasanya berkaitan dengan terjadinya gangguan pada bilirubin yang termasuk kulit serta mata yang akan berwarna kuning, urin akan berwarna gelap pekat, menjadi tidak nafsu makan, mengalami mual dan muntah serta penyakit diare. Penyakit hati biasanya akan menunjukkan gejala seperti urin dengan warna yang gelap pekat, pembengkakan yang terjadi diabdomen, pruritus, dan penurunan berat badan yang berlebihan. Biasanya gekala yang muncul ini akan terjadi setelah penyakit hati masuk ke dalam stadium lebih serius.

Biasanya doktr akan memberikan suatu rujukan pada uji laboratorium untuk membantu memeriksakan kerusakan yang terjadi, kekerasa, penyebab dan juga status dari fungsi hati. Biasanya uji laboratorium yang dilakukan sangat dibutuhkan karena adanya suatu gangguan dan juga penyakit hati yang biasanya sering tidak menunjukkan suatu gejala. Penanganan dari penyakit hati yang paling penting dan harus diingat adalah dalam melakukan pencegahan. Pencegahan dengan melakukan vaksin yang tersedia untuk bisa mencegah penyakit hepatitis A dan hepatitis B. Sedangkan kasus penyakit hati hepatitis yang bisa dicegah dengan cara menghindari faktor risiko dan penyebab penyakit hati serta mencegahnya terjadi perkembangan dan penyebaran penyakit hati. Sedangkan perawatan yang dilakukan pada penyakit hati meliputi dan juga mendukung dari fungsi hati jika masih bisa dijalankan, dengan mengurangi terjadinya kerusakan, dan mengurangi resiko untuk terjadinya suatu komplikasi.

Perawatan yang dilakukan bisa berupa memberikan jenis obat-obatan, pembedahan sampai melakukan pencangkokan hati. Penderita dari penyakit hati biasanya membutuhkan perawatan dalam jangka waktu lama dan harus melakukan konsultasi dengan dokter untuk bisa menentukan pengobatan apa yang tepat dengan kondisi yang dialami.

Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Hati

Posted in Penyakit Hati | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Macam-Macam Penyakit Pada Hati

Macam-Macam Penyakit Pada Hati – Penyakit liver dapat diartikan juga sebagai penyakit hati dalam arti yang luas karena pada dasarnya penyakit hati merupakan gangguan fungsi hati sehingga menyebabkan hati gagal atau tidak dapat bekeraja secara optimal sesuai dengan fungsi kerjanya. Umumya sekitar 75% atau 3/4 dari jaringan hati akan terpengaruh sebelum terjadiny penurunan fungsi hati.

Macam-Macam Penyakit Pada Hati

Macam-Macam Penyakit Pada Hati

 PENYAKIT HATI

Macam-Macam Penyakit Pada Hati sangat beragam tergantung dari penyebabnya. Berikut ini ada beberapa faktor penyebab umum dari penyakit hati :

1. Penyakit hati karena infeksi, jenis penyakit ini terjadi karena adanya penularan virus hepatitis yang dapat bersumber dari bahan makanan dan minuman yang telah terkontaminasi, jarum suntik, aktivitas seksual yang tidak sehat dll.

2. Penyakit hati karena toksin/racun dapat terjadi karena konsumsi obat-obatan, alkohol yang ersifat toksik pada hati. terlalu banyak mengkonsumsi obat akan menimbulkan penimbunan obat dalam hati sehingga beresiko pada kesehatan hati.

3. Gentik atau keturunan, penyakit hati juga dapat terjadi karena faktor keturunan seperti pada beberapa kasus penyakit hati hemochromatosis.

4. Penyait hati karena gangguan kekebalan atau sistem imun tubuh seperti pada kasus hepatitis autoimun dimana gangguan pada sistem kekebalan melakukan perlawanan terhadap jaringan tubuh sendiri terutama pada sel-sel hati sehingga menimbulkan peradangan pada hati.

5. Penyakit hati yang disebabkan oleh kanker hati, Pada kasus Macam-Macam Penyakit Pada Hati dapat disebabkan oleh senyawa karsinogenik diantaranya aflatoxin, polyvinyl chloride (bahan pembuatan plastik), virus dll. Aflatoxin merupakan racun yang diproduksi oleh Aspergillus flavus dan dapat menkontaminasi makanan selama penyimpanan, seperti kacang-kacangan, padi dan singkong terutama pada daerah tropis. Hepatitis B dan C maupun sirosis hati dapat berkembang menjadi kanker hati.

Salah satu jenis penyakit hati yang berbahaya dan sering terjadi adalah jenis penyakit hepatitis B. Penyakit hepatitis B dianggap sebagai salah satu jenis penyakit yang berbahaya adalah karena bisa menimbulkan kematian jika tidak ditangani dengan segera. Penyakit hepatitis B merupakan salah satu bentuk infeksi pada penyakit hepatitis. Hal ini juga biasanya disebut dengan istilah penyakit HBV dan bisa mempengaruhi hati dengan virus yang disebut dengan virus hepatitis B. Disaat orang terkena infeksi penyakit ini maka kemungkinan mereka akan mengalami satu dari dua kondisi, yakni adalah kondisi kronis dan kondisi akut. Dari jumlah ini, kasus HBV kronis merupakan salah satu jenis penyakit hepatitis yang berbahaya karena masih belum ada obat yang bisa membantu menanganinya. Untuk itulah umumnya akan membuat hati menjadi rusak dan kodisinya bisa menjadi semakin parah, menimbulkan penyakit kanker hati atau terjadinya kegagalan yang lengkap dibagian organ hati. Pada beberapa jenis paparan orang yang mengalami infeksi atau juga darah dan cairan dari orang yang mengalami infeksi merupakan cara yang umum dari penularan penyakit hepatitis B. Hal ini merupakan hal yang tersering terjadi dari orang ke orang lewat jarum yang sudah terinfeksi, melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat pengaman atau kondom, dan saat melahirkan menularkan infeksi ke anaknya.

Cara mengobati penyakit hepatitis B ini adalah dengan memberikan obat yang membantu untuk menurunkan lambat hati, namun hal ini masih kurang memadai jika digunakan dalam jangka waktu panjang. Dan beberapa orang yang mengalami HBV kronis biasanya akan pulih dari penyakit namun mempertahankan jenis virus ditubuh mereka serta menjadi salah satu pembawa penyakit HBV namun dalam hal yang lain yang lebih sehat lagi.

PENYAKIT HEPATITIS C

Selain penyakit hepatitis B, penyakit hepatitis yang biasanya menyerang manusia adalah penyakit hepatitis C. Penyakit hepatitis C ini biasanya tidak luput dari pengalaman penderita. Hal ini dikarenakan penyakit hepatitis C yang tidak menunjukkan suatu gejala apapun yang bisa dilihat hanya dengan mata telanjang. Oleh sebab itulah, untuk memastikan bahwa seseorang mengalami atau menderita penyakit hepatitis C ini maka mereka wajib melakukan tes pemeriksaan uji laboratorium untuk memeriksakan sampel urin yang dimilikinya. Dan dari hasil uji laboratorium inilah, maka akan diketahui apakah orang tersebut menderita penyakit hepatitis C atau tidak. Walaupun demikian, ada beberapa hal yang menjadi suatu indikasi dari seseorang menderita penyakit hepatitis atau tidak. Indikasi ini biasanya dijadikan sebagai patokan utama sebelum melakukan tes uji laboratorium. Indikasi tersebut adalah :

  1. Mengalami kelelahan drastis, mereka biasanya akan menderita kelelahan yang maksimal.
  2. Nafsu makan yang hilang dalam jangka waktu yang lama. Keadaan seperti ini akan muncul seiring dengan kondisi kesehatan yang semakin menurun pada seseorang. Oleh sebab itulah, jika Anda kehilangan nafsu makan dalam waktu yang lama, periksakanlah diri Anda ke dokteer.
  3. Urin yang akan berubah warna menjadi agak gelap dan pekat. Keadaan seperti ini biasanya merupakan suatu hal yang sering dialami oleh penderita penyakit hepatitis. Dan jangan pernah menyepelekan kondisi seperti ini.
  4. Perubahan warna yang berubah pada kulit serta mata. Namun hanya saja, tidak semua mereka yang menderita penyakit hepatitis C akan mengalami keadaan seperti ini.
  5. Rasa sakit dibagian perut yang terjadi dengan berlanjut dan terjadi dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, biasanya juga beberapa orang yang mengalami masalah ini akan menganggap bahwa mereka hanya sedang mengalami masalah pada sistem pencernaan atau sedang mengalami penyakit kram perut saja.

Macam-Macam Penyakit Pada Hati

Posted in Penyakit Hati | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment